Langsung ke konten utama

Pengerjaan Pedesterian Terancam Molor, Pemkot Bogor Akan Lakukan Adendum

mediabogor.com, Bogor - Pemerintah Kota Bogor mengharapkan pengerjaan Pedesterian di Seputaran Kebon Raya Bogor rampung sebelum tanggal 22 Desember 2016 sesuai Kontrak kerja yang sudah di sepakati. Namun, dikarenakan ada beberapa tahapan yang masih dikerjakan oleh pihak kontraktor seperti di Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Sempur, dan Jalan Juanda depan BTM, diperkirakan pengerjaan tersebut akan molor.



Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan akan melakukan mekanisme Adendum bila pengerjaan pedesterian tidak tepat waktu. "Sesuai kesepakatan Kontrak kerja bahwa pembangunan Pedestarian harus selesai tanggal 22 Desember 2016 dan pihak kontraktor harus menyelesaikan
proyek pedestrian secara tepat waktu," ujar Usmar kepada mediabogor sat di temui di rumah dinasnya Jumat (09/12).



Masih kata Usmar, namun apabila pengerjaan proyek pedestrian meleset dari apa yang sudah ada di dalam kontrak maka akan segera dicari penyebab keterlambatan tersebut.

"Konsultan pengawas akan melakukan evaluasi kenapa bisa meleset terhadap batas pengerjaan pedestrian tersebut, apabila keluar dari batas kontrak, maka harus dievaluasi apa sebabnya, apa memang karena faktor internal atau eksternal, kedua faktor ini menunggu evaluasi dan rekomendasi konsultan pengawas," kata usmar.

Disamping itu, nantinya akan di evaluasi hasil tersebut dan akan digunakan sebagai bahan rujukan apabila ada kelalaian yang dilakukan oleh perusahaan dalam menjalankan pekerjaannya. "Kalau terbukti ada kelalaian akan kita Blacklist perusahaan tetsebut ," pungkas usmar.(AW)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Salat Gerhana Berjamaah, Ulama Bogor Sambut Dedie Rachim di Masjid Raya Bogor

Ingin Salat Gerhana Berjamaah, Ulama Bogor Sambut Dedie Rachim di Masjid Raya Bogor Mediabogor.com , BOGOR - Mantan Pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga Calon Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim , melaksanakan solat gerhana di Masjid Raya Bogor, Rabu (31/1/2018) malam. Dedie menilai, fenomena alam gerhana bulan tersebut sebagai salah satu sarana mengingat manusia atas kebesaran Sang Pencipta. Ia juga mengapresiasi minat masyarakat yang mengisi malam gerhana bulan dengan beribadah secara berjamaah di masjid yang terletak di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Timur, Kota Bogor itu. "Kita hadir di sini untuk bersama-sama memanjatkan syukur kepada Allah SWT. Karenanya kita diminta Nabi untuk bertafakur dengan salah satu sunnah yakni shalat gerhana," ujar Dedie. Ia berharap, sebagai manusia dirinya dapat memahami dan mengalami langsung salah satu tanda kuasa Allah SWT yang juga sebagai sarana edukasi sains langka dan menarik. "Ini peristiwa langka dan tera...

Ada Ular Terpanjang di Dunia di Jungleland Sentul Bogor

Ada Ular Terpanjang di Dunia di Jungleland Sentul Bogor mediabogor.com , Bogor - Selalu ada keceriaan di Jungleland Adventure Theme Park Sentul, Sentul, Bogor, yang saat ini merupakan theme park pertama di Indonesia yang memiliki nuansa pegunungan sebagai latar belakangnya, juga memiliki area terluas dan wahana terbanyak di Indonesia. Di bulan Desember ini merupakan bulan yang berbahagia untuk semua, betapa tidak di bulan ini selain bertepatan dengan musim liburan, natal dan tahun baru. "Di bulan Desember ini juga kita (Jungleland) akan launching wahana baru Jungleland yaitu “Snake Coaster” yang merupakan wahana roller coaster terpanjang di Indonesia. Acara ini digelar pada hari Rabu 20 Desember 2017 di zona mysteria yang merupakan salah satu zona dari empat zona yang ada di Jungleland, " sampai Mey Ranti Ramadhani Event Supervisor & Public Relations, Senin (18/12/17). Wahana “ Snake Coaster ” sendiri, lanjut Mey, diharapkan dapat menambah keseruan, keceriaa...

Inilah Cita-cita Dedie Rachim untuk Kota Bogor

Inilah Cita-cita Dedie Rachim untuk Kota Bogor www.arahberita.com , Bogor - Mantan Pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dedie A Rachim, bercerita banyak soal dirinya bisa jadi calon wakil wali kota Bogor, pada Pilwalkot 2018. Pria kelahiran 6 April 1966 itu menjelaskan, jalan menjadi calon wakil Wali Kota Bogor baginya sangat diluar rencana. "Sangat sulit mengungkapkan, tiga hari krusial pada bulan Desember 2017 lalu. Hal itu menjadi pengalaman yang tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya," beber Dedie. Menurut Dedie, terlepas dari persoalan dirinya maju mendampingi calon petahana Kota Bogor, keinginan dirinya pulang kampung ke Kota Bogor adalah totalitas ingin menerapkan apa yang pernah dia dipelajari saat melakukan kunjungan ke beberapa negara, terkait tata kota yang nyaman dan indah. "Intinya saya ingin melakukan pembenahan dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Semua wilayah harus tersentuh, 68 Kelurahan yang ada di Kota Bogor wajib meningkat...